0

Ide Interior Rumah yang Nyaman

Ide Interior Rumah yang Nyaman

Seakan merupakan “paket komplet”, bangunan 2 lantai ini memiliki segalanya: lokasi dengan kondisi alam yang mengagumkan; suasana hangat yang menyelimuti seisi ruang; hingga penataan interior yang terasa nyaman Tak ada yang bisa memungkiri keindahan alam Kota Bandung, khususnya di area perbukitannya. Salah satunya, daerah Bojong Koneng, yang terletak di wilayah Bandung Utara. Angin sepoi-sepoi berhembus santai, udara yang relatif sejuk, serta hamparan pemandangan di sisi kiri dan kanan jalan. R asanya, suasana seperti ini tak bisa didapatkan di tengah sesaknya kota. H anya berjarak beberapa kilometer dari pusat keramaian, Anda sudah bisa merasakan suasana “liburan” yang relaks ketika menapaki wilayah ini. Alhasil, banyak orang berbondong-bondong hijrah dari rumah asalnya—di permukiman massal yang sudah padat—menuju hunian-hunian baru yang terdapat di daerah ini. Tak terkecuali, keluarga Bobby /utf Ahmad, yang baru saja menempati rumah barunya tersebut sejak September 2014. Keinginannya ini bermula sejak melihat rumah sang kakak yang juga berada di daerah tersebut.

“Daerahnya enak, masih dingin, tapi enggak terlalu jauh kalau mau ke tengah kota,” ungkap Bobby. Bobby tak hanya tertarik akan kondisi alam yang dimiliki rumah kakaknya. R umah yang dirancang oleh U& KL ( Us and Kind of L ife) , sub divisi dari UNKL 3 47 ini memang telah membuatnya jatuh cinta. “Saya coba konsultasikan pada om saya, yaitu E ddi Brokoli yang merupakan P romotion C ommunication dari U& KL , dan ternyata cocok banget! ” tambah Bobby. M emang, rumah milik pria bertubuh tegap ini seakan “melengkapi´ kenyamanan geografs yang telah dimiliki daerah tersebut. F asadnya dipenuhi oleh lapisan kayu r u s t ic, dengan balkon ber-r a il in g jaring-jaring hitam, serta lampu gantung putih di beberapa titik fasad.

M enyerupai bangunan resor, Balutan Kayu dan Nuansa Putih Jadi “Penghangat” Rumah namun memiliki bentuk yang relatif simpel, tanpa profl berlebih. Selain itu, berpadu dengan pemandangan serba hijau di sekelilingnya, kayu menjadi salah satu material dominan yang mengisi interior dan eksterior bangunan rumah. M enurut sang desainer sekaligus pemilik U& KL , Dendy Darman, di rumah ini, kayu berfungsi sebagai “jaket” untuk menyelimuti dan menghangatkan seisi ruangan.

PERPADUAN 2 KONSEP

Dendy mengungkapkan bahwa ia menerapkan 2 konsep desain yang berbeda, pada bangunan yang dihuni oleh 4 anggota keluarga tersebut. “Bobby menginginkan interior industrial minimalis, serupa dengan konsep kami, yakni industrial, baik secara furnitur, ataupun aksesorinya. Namun, sang istri ingin ada bagian ruang berkonsep chic. Ya, akhirnya, 2 konsep itu harus kami kawinkan. Kami padukan,” ungkap Dendy. Untuk mempertemukan kedua karakter tersebut, Dendy banyak menggunakan aplikasi material kayu, serta penerapan warna putih, di seluruh pelosok rumah, mulai dari ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur, hingga teras. Warna-warna lainnya—seperti hitam dan merah—menjadi aksen yang “menghidupkan” ruangan-ruangan tersebut, serta melumpuhkan kemonotonan nuansa putih sebagai warna dominan. Selain itu, meskipun desain furniturnya kental akan karakter chic yang feminin, Dendy tetap mempertahankan kesederhanaan bentuk-bentuk elemen interiornya. Contohnya saMa, prof l yang digunakan tidak memiliki lekuk berlebih. Untuk menekankan pada konsep chic—seperti yang diinginkan oleh Bobby²motif À oral pada aksesori menjadi salah satu aksen pembentuk kesan ruang.

APLIKASIKAN KONSEP TERBUKA

Salah satu nilai tambah dari hunian seluas 120m2 ini adalah sirkulasi udara yang sangat baik. Terbukti, ketika matahari bersinar begitu terik, angin sepoi-sepoi masih bisa berhembus ke dalam rumah. Udara segar pun terasa, meskipun alat penyejuk ruangan tak dipakai di sana. Di luar letak geograf snya²yang membuatnya bersuhu rendah—lancarnya sistem sirkulasi udara menjadi salah satu faktor penyebabnya. Wajar saja, bukaan-bukaan di rumah ini berukuran besar, rata-rata nyaris sama lebar dan tinggi dengan dinding. Aliran udara pun mudah masuk dan keluar, mengingat terdapat bukaan yang sama besar di area depan, dan area samping rumah. Terlebih lagi, penggunaan area void di ruang keluarga—ruang terdepan di dalam rumah—membuat udara yang masuk, langsung bergerak ke atas rumah. Selain itu, di area-area semipublik—area dengan intensitas interaksi antarkeluarga tinggi— keberadaan sekat ditiadakan, agar ruangan terasa lebih luas, lapang, dan terbuka. Di luar itu, konsep interior terbuka ini pun membuat seisi rumah lebih terang, meskipun tak menyalakan lampu di siang hari.

MANFAATKAN LOTENG JADI KAMAR

Biasanya, area loteng hanya disia-siakan, lalu menjadi ruang sisa yang lantas tak ada gunanya. Berbeda dengan bangunan yang berdiri di atas lahan 400m2 ini, Dendy memanfaatkan area loteng, menjadi kamar tidur utama, yang lengkap pula dengan kamar mandi di dalamnya. Uniknya, area tangga dan kamar tidur ini dipisahkan lagi oleh sebuah pintu. Gunanya, tetap untuk membatasi privasi Bobby. Dengan pemanfaatan loteng seperti ini, ruang-ruang di lantai dasar pun berfungsi lebih ef sien, dengan ukuran yang lebih luas pula. Alhasil, jika banyak tamu berkunjung ke rumahnya—misalnya, ketika hari raya, hari ulang tahun, atau acara kumpul keluarga lainnya—Bobby tak akan merasa kesulitan. Ia bisa menggunakan area-area semipublik tersebut, juga area taman yang terhampar hijau di sekeliling rumah. Bukankah rumah ini menghadirkan kenyamanan, baik secara visual, maupun secara perasaan?

Pastikan Aliran Listrik Teraliri 24 Jam

Listrik saat ini menjadi kebutuhan primer. Untk menambah kenyamanan penghuni rumah, selain desain interior yang apik, juga perlu di pastikan aliran listrik teraliri. Untuk memastikannya pastikan instalasi genset perkins ada di rumahmu. Genset perkins 10 kva bisa digunakan sebagai backup listrik di rumah.

Dinly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *